Rabu, 18 Maret 2015

keutamaan shalat dhuha

KEUTAMAAN SHALAT DHUHA

a.       Orang yang shalat dhuha pada waktu permulaan siang akan dicukupkan kebutuhanya oleh Allah pada sore harinya. Dari Nuwas bin Sam’in ra. Bahwa Nabi Muhammad saw bersabda :

“Allah ‘azza wajjala berfirman : “Wahai anak Adam jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (yaitu shalat dhuha), niscaya akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR. Hakim dan Thabrani)

b.      Mengamalkan shalat dhuha dengan langgeng akan diampuni dosanya oleh Allah swt. Dari Abu Hurairah ra. Nabi Muhammad saw bersabda :

“Rasulullah saw bersabda : “barang siapa yang dapat mengamalkan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah swt, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (Sunan Turmidzi)

c.       Shalat dhuha akan mendatangkan rizki dan menolak kefakiran. Diterangkan dalam kitab An-Nuraini Fiisylahid daraani, Rasulullah saw. Bersabda :

“Shalat dhuha itu mendatangkan rizki dan menolak kefakiran, dan tidak ada yang akan memelihara shalat dhuha, kecualai orang-orang yang bertaubat”

            Shalat merupakan ibadah yang utama. Berulang kali dibahas dan menyerukan dengan dasar kitab Allah swt yang Agung. Masalah keutamaanya ada sebagian tambahan penjelasan, sabda Nabi saw.

            Tiada seorang hamba yang dianugerahi pemberian yang lebih baik dari pada diberi izin untuk shalat dua rakaat. Kata Muhammad ibnu Sirin ra, : andaikan aku disuruh untuk memilih shalat dua rakaat dengan syurga, pasti aku memilih untuk shalat, karena dalam shalat dua rakaat terdapat ridha Allah Ta’ala. Dan dalam surga terdapat Ridha-Ku kata Allah Ta’ala.